AMBON – Akademi Maritim Maluku kembali membuktikan tajinya sebagai “Pabrik Perwira” tangguh di Indonesia Timur. Sebanyak puluhan Cadet Deck (Nautika) dan Cadet Engine (Teknika) secara resmi diterjunkan untuk mengarungi samudera dalam program Praktek Laut (PRALA) selama satu tahun penuh, terhitung mulai Juli 2025 hingga Juli 2026.

Ini bukan sekadar praktik kerja biasa. PRALA adalah fase elit di mana para cadet ditempa langsung di atas kapal niaga untuk menguasai teknologi maritim terkini.

Menguasai Teknologi, Menaklukkan Samudera

Melalui dokumentasi eksklusif kegiatan lapangan, Akademi Maritim Maluku memperlihatkan standar kompetensi tinggi:

  • Ketangguhan Teknika: Cadet Engine terlihat menguasai sistem permesinan kompleks, melakukan perawatan preventif, dan memastikan jantung kapal tetap berdetak di tengah laut.

  • Presisi Nautika: Di sisi navigasi dan dek, para cadet dilatih melakukan pemeliharaan infrastruktur kapal (seperti operasional crane) serta manajemen logistik laut yang profesional.

  • Standar Keselamatan Internasional: Tidak ada ruang untuk kesalahan. Simulasi pemadaman api (APAR) dan prosedur darurat menjadi makanan harian, memastikan mereka menjadi pelaut yang tidak hanya cerdas, tapi juga aman dan responsif.

Investasi Masa Depan: Mengapa Memilih Akademi Maritim Maluku?

Bagi orang tua dan calon siswa, program PRALA satu tahun ini adalah jaminan karier. Dengan kurikulum yang selaras dengan kebutuhan industri pelayaran global, lulusan Akademi Maritim Maluku memiliki nilai tawar tinggi di pasar kerja internasional.

“Kami tidak hanya mendidik siswa, kami membentuk karakter pemimpin di laut,” tegas pihak akademi. Dukungan penuh dari Pemerintah Daerah juga mempertegas posisi institusi ini sebagai aset strategis untuk memajukan ekonomi biru Maluku dan Indonesia.

Post Views: 0
WA